Finally singapur sukses ngebuat gue terkesima akan indahnya keteraturan sekaligus sukses membuat gue jengkel dengan peraturan yang bikin gue stress berat, hampir diseluruh tempat gue liat symbol rokok yang dicoret, Shit! Im tabac holic! Kesan tersebut langsung gue tangkap selepas melepas penat di Food Court deket Dermaga Feri. Jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi, so this time for me to looking for the hostel. Uniknya semua orang yang gue tanyain tempat hostel selalu memandang gue seolah2 gue pengen nge "Fuck" cewek! "Damn!" Apa gue kesannya kayak penjahat kelamin? Gue masih inget di Imigrasi tadi gue ditanya2 dengan pertanyaan2 menghakimi, official nya takut klo gue di kira TKI illegal. Kecurigaan mereka bertambah lantaran gue gak punya booking hotel printed, booking tiket untuk ke Eropa, dan gak punya kartu kredit. Nyaris aja gue dipulangin (baca: di deportasi) sampai akhirnya gue ngeliatin beberapa lembar duit dolar. Dan sedikit acting layaknya orang kaya baru. (u...