Kereta yang saya tumpangi berhenti tepat pada waktunya, di kota Koln, kota tua dengan banyak sejarah yang terletak di barat Jerman. Koln benar-benar berhias menyambut turis-turis yang datang dari penjuru dunia, menjelang sukacita musim panas yang penuh dengan pesta-pesta dan parade memukau. Saya bertemu Ajenk di stasiun kereta di Koln, wajah ayu khas Jawa-nya menyunggingkan senyum, mengajak saya langsung ke Flat-nya yang sederhana, hanya 10 menit jalan kaki. Kami berbagi cerita, Ajenk adalah mahasiswi seni salah satu perguruan tinggi di Koln, ia mendapat beasiswa. Menariknya Beasiswa yang ia dapat lumayan unik, bukan karena kepintaran otak, ataupun jago menari yang membuatnya mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah Jerman. Hanya karena ia jago menyanyi dangdut lah yang membuatnya jadi peraih beasiswa tersebut. Gadis Surabaya ini pun, memiliki karakter yang menawan, bukan hanya karena ia mandiri dan berumur muda. Namun dedikasinya akan musik d...