Wednesday, June 20, 2012

Review Tentang Cinta" (Support Our Local Indie Publish)

Andrei B.

Tidak mudah membuat cerita dengan banyak tokoh, bahkan dalam terapan standart saja, pembagiannya adalah  main character, sidekick character, main story dan side story. Menulis sebuah kisah dengan banyak tokoh, dengan tiap bab yang bercerita banyak tokoh membuat ceritanya tentu saja menarik untuk dibaca, kita akan terus diburu rasa penasaran karena tokoh-tokoh yang diceritakan dalam tiap bab saling berkaitan satu sama lain.
Dalam dunia film, formula ini salah satunya dipakai dalam film Love Actually. Formula seperti ini tentu saja bukan hal yang baru baik dalam dunia film apalagi dunia tulisan. Namun harus dipahami karya dengan formula tersebut tidak mudah untuk di create, lantaran porsi masing-masing karakter haruslah berimbang dari segi penceritaannya.
Adalah Ivana Dee, salah satu penulis buku Tentang Cinta yang memakai formula tulisan multiple character (disebut diatas) dalam bukunya. Buku yang berbicara tentang cinta beberapa pasangan. Adalah Rangga dan Shinta, Beauty and the Best, Acha dan Irwansyah, Romeo dan Juliet, dan Ben si Reality show boy.
Dari penamaan tokoh-tokoh di atas tentu bagi kita sudah tidak asing lagi dengan nama-nama tersebut. Nama yang diambil adalah nama pasangan popular yang kita kenal. Apa maksud penulis dalam proses kreatif penamaan tersebut? Mengapa harus menamakan dengan tokoh-tokoh terkenal?
Dengan proses penceritaan multiple character tersebut, dan cerita yang dirangkum dalam 157 halaman, Ivana Dee harus di akui cerdik dalam mengadopsi nama-nama tokoh terkenal tersebut yang ia ceritakan dalam novelnya yang tidak tebal, mengapa demikian? Karena dengan cepat pembaca mampu memahami tiap sekuen cerita masing-masing tokoh lantaran nama yang dipakai sudah tidak asing lagi bagi pembaca. Hingga pembaca tinggal menikmati alur ceritanya tanpa pusing lagi menghapalkan nama tokoh-tokoh tersebut. Good Trick J
Bagaimana alur cerita di dalam novel tersebut apakah banyaknya tokoh-tokoh diatas mampu membuat persinggungan satu sama lain dengan baik? Ivana Dee menempatkan porsi masing-masing cerita tokohnya dengan baik, tidak bertele-tele, hingga inti cerita dalam masing-masing sekuen mampu disimpul satu sama lain dengan jelas. Terutama adegan sekuennya yang berada di Restoran, Ivana Dee membuat persinggungan antar tokoh yang manis disana, karena ia membuatnya dengan detil-detil kecil yang boleh dibilang cerdik. Saya angkat topi dengan caranya memilih persinggungan antar tokoh di restoran tersebut yang tidak monoton.
Bagaimana juga dengan kedalaman ceritanya? Untuk kasus ini boleh dibilang standart. Penulis meramu cerita di dalamnya pada cerita yang jamak terjadi dimana-mana, tentang hubungan tentang si kaya dan si miskin, si cantik dan si buruk rupa, playboy dan wanita-wanita, dan penceritaan jamak lainnya. Namun sekuen terakhir dalam buku ini yang berjudul Sweet foolish yang berkisah tentang Ben si reality show boy, benar-benar berbeda dengan cerita sebelumnya, sebagai sekuen terakhir sekuen ini seolah terlepas dari sekuen-sekuen sebelumnya yang saling berkaitan. Tulisan di sekuen akhir ini meledak-ledak, bak naik roller coaster. Seru, menegangkan namun terus di coba (dibaca) berulang-ulang. Ini sekuen favorite saya, tampak sekali penulis mampu menangkap fenomena sosial masyarakat di layar kaca dalam cerita yang tak terpikirkan sebelumnya, saya tidak ingin menceritakan detil sekuen tersebut, yang bisa mengurangi kenikmatan anda dalam membaca.
Sebagai penulis yang baru memulai debutnya, Ivana Dee, adalah salah satu debutan penulis Indonesia yang patut di acungi jempol. Buku di tangan saya ini adalah buku dengan terbitan mandiri atau independen. Entahlah apa maksud penulis dalam menerbitkan bukunya ini secara mandiri karena nilai dalam buku ini jika diterbitkan secara massal lewat jalur mayor publishing dapat membuat penulisnya cepat pamor.
Saya ucapkan selamat untuk Ivana Dee, bagi saya yang mengenalnya sejak tahun 2008 lewat media online di Blogger, tulisannya dalam buku ini membuktikan keseriusannya dalam dunia tulis menulis yang makin lama makin terasah. Ditunggu selalu karya berikutnya. Keep up a good write ya Van!

contact Ivana: @Dee_Ivana

Andrei B. / Author & Editor

Saat ini bekerja sebagai senior copywriter di perusahaan Consulting Creative di Jakarta

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Re-design By Andrei