Monday, March 30, 2009

Akhirnya saya bisa berdiri "disana"

Andrei B.
Seminggu terakhir ini, bener2 banyak hal yang terjadi pada saya dan juga untuk si buku Travellous, perasaan campur lantaran saya akan launching buku Travellous: a travel journal di Jakarta, yang bagi sebagian orang terlalu dini bagi seorang penulis pemula untuk melaunching bukunya besar2 an.

siang hari sebelum keberangkatan saya masih packing2, bawa 100 buku Travellous ke Jakarta, berikut Banner dan Spanduknya yang terkemas dalam satu kardus besar. Busyet dah, inilah nasib penulis sekaligus penerbit buku, apa2 dilakukan sendiri ^_^

kocaknya sesampainya di stasiun Yogya untuk menuju Jakarta, saya ketinggalan kereta api senja utama Yogyakarta (untung belum beli tiket), dan jadilah saya harus naik kereta eksekutif Taksaka (saya gak suka naik kereta eksekutif, saya gak biasa kena AC)

Sesampainya di Jakarta, Manajer launching buku saya, si Lastri udah jemput dan beberapa menit berikutnya langsung mendistribusikan bukunya ke MP Book Point, untuk briefing acara launching nanti, sementara Lastri sibuk ngurus segalanya, saya pergi ke Bogor, saya kangen kota itu, kota Hujan yang menyimpan banyak kenangan.

Hari peluncuran buku Travellous
Jam 10 pagi saya pergi kembali ke Jakarta, dengan berbagai perasaan yang tidak menentu. Ya, nanti beberapa jam ke depan saya akan selebrasi peluncuran buku saya, dimana ini merupakan impian saya, menerbitkan buku, ada banyak orang yang menitipkan mimpi2 ini ke saya, Alhamdulillah setelah sekian lama. Dalam kereta Ekonomi yang sesak saya menyempatkan menuliskan sesuatu pada status facebook saya: Semoga Jakarta takluk hari ini "hitungan mundur menuju launching buku"

MP Book Point, tempat dimana buku saya pertama kali diperkenalkan



Memasuki tempat peluncuran buku semua sudah already set, Tim sukses peluncuran (Lastri, Anunk, dan Icha) sudah gemas bukan main lantaran saya datang nyaris telat (mana saya tau kalo ternyata legenda si Komo itu beneran bikin macet) :p

parahnya lagi hujan turun deras, Lastri Panik karena kita adain acaranya outdoor, udah siap manggil pawang hujan. "sudah lah Las, kita Bismillah aja" jawab saya nyantai, karena saat itu bersyukur Ninda Mashita (salah satu saksi cerita saya di kota hujan) sudah datang sebagai pembawa acara. Beberapa saat kemudian Tuhan memang lagi baik sama saya, cuaca berubah cerah, sebenernya saya curiga mungkin si Ninda ini diam2 seorang pawang hujan.

Menit berikutnya beberapa tamu sudah hadir, Anunk dan Icha langsung sedia di meja registrasi untuk menyambut tamu yang datang.

Di moment ini saya berasa sedang ngadain nikahan *sigh*




Tamu sudah mulai memenuhi ruangan out door yang berisi banyak meja kanopi, pepohonan rindang dan kolam renang kecil, bener2 tempat yang nyaman, selaras dengan nuansa dan spirit backpacker :). Berikutnya selagi para tamu menikmati hidangan coffe break dan hidangan di meja khusus, Bapak Anas dari Boogie advindo selaku owner perusahaan peralatan adventure, datang melengkapi sesi acara, karena beliau juga akan menemani saya sebagai pembicara tamu (beliau lah dulu yang mensponsori peralatan backpacker saya dulu)

Acara itu sendiri benar2 diluar dugaan, dengan banyaknya tamu yang hadir dari kota2 yang bisa dibilang gak deket (Kerawang, Bekasi, Bogor, sampai Bandung) Terima Kasih banyak sudah datang.

Snapshot:




Foto: a, b, c. Saya pikir launching buku akan sesulit perjalan ke Eropa, ternyata berjalan menyenangkan sekali ^_^
Foto: d. Ini Mbak Mutia yang sudah bela2in datang ke Launching buku saya, dan memberikan banyak komentar di acara saya, Many Thanks Mbak ^_^
Foto: e. Berfoto dengan penulis lain (Grasindo), Gatot dari Bogor


Ada juga pembagian doorprize dari Boogie Advindo dan Travellous publising



Gak kerasa acara berakhir, tentunya gak semudah yang dibayangkan menjawab pertanyaan2 yang terlalu personal (inilah akibatnya kalo penulis ngangkat kehidupan pribadinya sampai tandas) :p

Berikutnya di akhir acara di acara ramah tamah, saya dibuat amazed dengan banyaknya tamu yang datang, dari buku tamu total yang terdaftar sekitar 57 orang, dari kalangan pecinta buku, traveler, media, sampai para blogger, berikut kemeriahan sesi ramah tamah dengan para tamu:











Kemeriahan yang menyenangkan, jelas semua ini gak mungkin terjadi tanpa orang2 yang sudah jatuh bangun bantu saya, saya ucapkan terima kasih buat tim sukses acara ini:





a. Lastri Humaini: Ibu Manager acara, yang perfeksionis, thumbs up!
b. Anunk: Mobiling nya untuk acara ini benar2 mengagumkan
c. Ninda Mashita: Sahabat dan teman seperjuangan sejak zaman putih-abu2






Hari itu, salah satu impian saya terwujud lagi, atas keringat dan air mata seperti tema dalam launching buku saya hari itu: Bukan Hanya Sekedar Berani Bermimpi.

Sudah selesai? tentu saja belum. Sehabis acara tersebut saya di undang lagi untuk roadshow buku saya sekaligus terlibat dalam acara Earth Hour yang diadakan komunitas traveling dan blogger di wetiga yang dateng juga banyak sekitar 40 an



Acara Earth Hour adalah acara yang di khusus kan untuk memperingati agar kita aware sama nasib bumi kita, maka untuk itu di matikanlah lampu (penghematan energi) selama 1 jam, untuk kepedulian kita pada nasib bumi, nah di sesi pemadaman lampu itu dengan ditemani lilin saya melakukan acara launching buku jilid II saya di antara remang cahaya, sungguh saya yakin sepertinya baru saya penulis pertama yang melakukan acara launching dengan suasana seperti itu. (gak heran yang nanya juga, saya gak tau mukanya yang mana. Hahaha

Di wetiga saya berkenalan dengan beberapa blogger, seperti mas Iqbal juragannya wetiga dan mas Zamroni yang bikin saya kagum ama blognya yang mengedepankan sejarah budaya yang terlupa dan research nya yang bikin saya berdecak kagum

Wah senang rasanya bertemu para Blogger senior, dengan tulisan yang memberi banyak "isi". Terima kasih sudah mereview buku saya Mas Zam. Ya nanti semoga kita bertemu lagi.







Selesai semua, tinggal besok pergi ke Leksika di undang Staff nya untuk pembicaraan yang saya juga gak tau apa? ^_^

Tanggal 28 Maret 2009, saya gak akan pernah lupa hari itu, saya ingat baik2 setiap moment yang saya dapat, saya bahagia terlahir bukan hanya sekedar punya mimpi yang kuat untuk bisa traveling, namun juga saya bahagia menjadi seorang penulis yang bisa berbagi, Terima Kasih Tuhan.


P.S: Foto2 event di wetiga saya ambil di sini: Wetiga, dan blog Mas Zam

Update Review:

Mb. Elly S.

Dr. Andri

Fitria (kk dira-menoq)

Ijal

Koran Sindo
Ajenk
Mas Zam
Yenni
eMo
Hasby

Adhi Mulia Harta
Aphied
Tan

Ririn
Nadya
Dobelden

Andrei B. / Author & Editor

Saat ini bekerja sebagai senior copywriter di perusahaan Consulting Creative di Jakarta

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Re-design By Andrei