Saturday, February 28, 2009

Travellous: a travel journal

Andrei B.
Halo semua! (dengan gaya: innocent seolah tidak terjadi apa-apa) ^_^
Kalo di hitung2 udah 3 bulan saya cuti nge-blog, ajaib saya bisa nahan keinginan saya nulis selama itu, padahal sebelumnya saya masih ingat banget tiap 3 hari sekali saya pasti posting tentang perjalanan saya...

Masih terbayang bagaimana menyenangkannya dulu membagi cerita sehari2 saya, cerita suka, duka, yang selalu dibagi tiap beberapa harinya. Blog ini seperti rumah bagi saya, yang tiap saya kembali kesini saya bisa bercerita banyak, dan menit berikutnya puluhan respon yang menyikapi, memberikan semangat, berbagi kasih dan tawa. Bak sahabat yang cukup diam duduk disebelah sambil menepuk pundak saya hangat. Terima Kasih!.

Saya yakin udah banyak banget yang tau kenapa saya hilang, tidak, saya tidak diculik Alien, melainkan “kerja rodi” untuk mewujudkan cita2 satu lagi yang tertunda, impian yang tidak sesederhana itu, ada banyak yang meniupkan harapan di mimpi ini, mimpi itu bernama: Membuat Buku.

Perjalanan sebuah impian
Merampungkan catatan perjalanan yang terputus pada cerita di blog saya, memerlukan kesiapan “napsu” yang cukup, kadang saya bisa terlalu sentimentil dalam menulis karena banyak sekali kejadian yang menarik, mengharukan, dan pedih dalam masa traveling saya. Ketika cerita ini selesai saya tulis semua. Bukan hanya ada kelegaan disana namun juga ada rasa sedih, sedih atas semua kenangan yang terlewat. Dan menulis blog saat2 itu pun salah satu kenangan tersebut. Bagaimana sulitnya saya menulis di sela2 traveling saya, ataupun sulitnya mencari2 internet untuk mem-publish cerita di blog ini.

Sebenarnya dalam masa2 cuti saya ngeblog untuk memperjuangkan terbitnya buku ini, banyak sekali cerita2 yang menarik untuk diceritakan, diantaranya naskah ini sempat “diperebutkan” oleh beberapa penerbit, sampai akhirnya nasib berkata lain saya memberanikan diri menerbitkannya sendiri, self publishing istilahnya, dengan modal pas-pasan dan keyakinan yang membulatkan tekad.

Nerbitin buku sendiri itu gampang2 susah, gampang niatnya, susah bikinnya! Hehehe. Bagaimana saya harus nyari percetakan bagus, mengurus ISBN ke perpustakaan nasional (itu loh nomer Barcode yang selalu ada di belakang buku) dan belajar banyak hal. Jujur saja tidak mudah. Sampai saya nyaris kena Typus, lantaran kelelahan kerja, mewujudkan satu lagi impian yang tersisa.

Tidak segampang/senekat itu saya memutuskan untuk menerbitkan buku, saya gak ingin orang membaca buku saya tanpa ada “sesuatu” setelah mereka selesai membacanya, maka diperlukanlah Fast Readers untuk buku ini, untuk mengetahui tanggapan mereka ketika membaca komplit keseluruhan cerita. Adapun untuk kategori ini adalah mereka yang sebelumnya belum pernah baca tulisan saya di blog (biar obyektif)

Tanggapan orang yang selesai membaca buku Travellous:
Membaca buku ini membuat saya serasa berada di tempat kejadian, buku “ajaib” yang mampu membuat saya merasa keliling dunia, juga mampu membuat saya menangis dan tertawa pada saat yang hampir bersamaan (Anindita, Mahasiswi)

Ceritanya yang inspiratif mengalir penuh nuansa membuat saya terhanyut dan dalam beberapa jam setelah selesai membacanya, saya malah insomnia (Augustin, penjaga toko buku)

Komentar dibalik buku:
Ceritanya Seru!, Membaca novelnya membuat saya tahu bahwa dia adalah pemuda yang nekat! Dia bukan tipe orang yang bertopang dagu melamunkan mimpinya tapi bergerak secepat kilat untuk mewujudkannya! Mimpi hanya 10% dari kehidupan dan 90%nya adalah usaha keras untuk mewujudkannya. Dan Andrei berhasil! Saya tunggu mimpi kamu selanjutnya menjadi sutradara film... (Upi, sutradara film Radit dan Jani, Realita cinta dan rock and roll)

Sebenernya ada beberapa orang2 tertentu yang juga Insya Allah akan berkomentar di buku ini, namun yaa kalo minta tolong ya harus sabar :D, dalam hal ini saya ucapin terima kasih banyak buat Lastri Humani, yang berjuang “mengantarkan” buku ini ke Dian Sastro, Noriyu, sampai Fira Basuki. Akan memakan waktu yang tidak sebentar menunggu komentar orang2 hebat diatas karena waktu terbitnya buku ini tinggal menghitung hari, semoga saja di cetakan berikutnya. Karena kalo sampe buku ini molor lagi, waaah muka saya udah pegel selalu di simpan dalam saku :p

Terima Kasih buat yang selalu setia komen di shout box saya, memberikan semangat, atau sekedar menulis kalimat: KELAMAAN!!. Hehehe!.

Ya... buku Travellous tengah dicetak, seminggu lagi Insya Allah sudah di tangan saya. dan siap di pasarkan. Buku dengan kualitas kertas kelas wahid, dengan beberapa lembaran foto2 yang full color di dalamnya, dijamin kualitas terbaik, dengan harga Rp. 40.000,- (gak termasuk ongkos kirim), merasa mahal? Tapi saya kasih jaminan kalo buku ini kamu merasa nggak puas, uang kamu bisa kembali 100%, saya gak bohong, batasnya seminggu setelah kamu beli untuk dikembalikan. Saya berani ngomong gini bukan karena saya sok-sok an tapi saya gak mau orang sia-sia keluar duit untuk karya saya.

FYI cetakan ini saya khusus mencetak sangat terbatas, cetakan pertama yang sedikit ini untuk kamu yang ingin merasa menjadi pembaca beda, yang sudah menjadi bagian dari cerita Travellous. Kalo buku ini nanti habis dan berikutnya order yang masuk untuk buku saya sedikit, tidak memenuhi quota cetak, saya gak janji akan nyetak ulang. Dan Buku ini untuk kamu yang suka dengan tantangan, bukan hanya sekedar karena ini edisi pertama yang sangat terbatas, namun juga saya menunggu kamu disini dengan tantangan atas nama buku bagus.

(Nah, sudah cukupkah saya mengajak kalian untuk membeli buku saya?)

Untuk pre-order/pemesanan, silahkan e-mail saya di: travellous@gmail.com, dengan menyertakan nama, nomer telpon, asal kota dan berapa banyak memesan buku ini.

Pheww...akhirnya saya menuliskan postingan ini juga ^_^

Andrei B. / Author & Editor

Saat ini bekerja sebagai senior copywriter di perusahaan Consulting Creative di Jakarta

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Re-design By Andrei