Wednesday, February 13, 2008

Good Bye Equator Boy

Andrei B.
Pagi itu saya bersepeda ke perusahaan tempat saya berkerja, tidak seperti biasanya, lebih santai walau kadang2 satu ato dua kali iseng balapan ama anak mudanya. Sesampai disana jam menunjukkan pukul 10 pagi, gak masalah. Lantaran hari ini saya emang gak kerja. Tujuannya…Ehem…take my salary. Yippie!!!
Setibanya di ruangan Mr. Rob, saya sudah deg-deg an gak jelas ngebayang nerima duit gaji. Fiuuuh…membayangkannya saja saya sudah seperti pekerja expatriat, serasa tenaga ahli yang diundang oleh pemerintah Belanda. Hehehe!
Di ruangan kerja, Mr. Rob masih saja dia ngoceh tentang tim pujaannya, Ajax. Padahal saya sudah gak punya banyak waktu lagi, siang ini saya harus angkat kaki menuju Belgia. Dan finally ketika amplop di angsurkan berikut deskripsi waktu kerja saya, dan potongan2 pajak sebagai macam nya. Saya agak gemetar menerima amplop tersebut, dan agak ciut menerima tipis nya amplop uang yang disodorkan, tanpa malu saya buka di tempat, berapa sih gaji saya kerja selama 11 hari kerja? Expektasi saya sih paling dapat 2 juta udah mukjizat banget. Tapi…Sh*t!!! Buru2 saya cek kertas deskripsi jam kerja, potongan pajak dan baru saya tau kalo saya dibayar bukan per hari tapi per jam. So, dalam 1 hari saya kerja 7 jam, dan saya berkerja selama 11 hari. Dan 1 jam di bayar, berapa coba? 8 euro!!! (udah dipotong pajak). Jadinya di tangan, saya punya cash sebesar: 650 Euro (ditambah uang lembur). Ya Tuhan! Hanya kerja 11 hari saya di bayar Rp. 8.450.000. Saya gemetar bukan main! Apalagi kalo saya kerja sebulan ya? Di Indonesia saya pasti kudu kerja 8 bulanan untuk gaji ini. Tapi ini…saya lemas di tempat. Segala perjuangan bangun pagi menerjang dinginnya angin, dan butir peluh yang turun demi memenuhi standart target kerja seolah tidak artinya. Dan FYI ini gaji pertama dalam hidup saya, sekali lagi ini adalah gaji pertama saya yang dibayar dengan Euro! (itu beneran duit, bukan daun! Hehehe) Luar Biasa! Sekarang saya ngerti kenapa orang2 pada getol pengen kerja di luar negeri. Pantes!!!


Ada yang menyentuh hati saya ketika saya pamit dengan para pekerja disana, padahal saat itu masih jam kerja tapi mereka sengaja menghentikan sejenak kerja mereka untuk melepas saya. Berbagai lontaran kalimat dari mereka melepas saya;

“Datang kesini lagi!”
“Hati2 Rei!, kami akan mengingat mu!”
“Jangan pikir saya bodoh kamu menyelundupkan 4 ayam KFC malam itu Rei!” (sadar juga dia)
“Selamat bertualang Equator Boy!

Berbagai kalimat mengiringi lambaian saya pergi, dan saya tambah terharu ketika Peter tenyata merelakan uang yang saya pinjam, alias dia gak mau dibalikin uang yang saya pinjam. Baik betul teman saya satu ini.
Saya cepat2 mengayuh sepeda saya pulang, saya gak pengen keliatan mata saya yang sudah memerah, siapa bilang orang Bule itu Rasis? siapa bilang mereka Individualis? Buktinya mereka sangat menghormati pekerjaan apapun, mereka menghargai manusia. Dan saya pun pergi tidak lagi menegok ke belakang, saya takut berat akan pergi. Dan untuk terakhir kalinya saya meluncur pulang ke jalan lenggang yang selalu akan saya ingat, dalam dingin pagi, dan basah hujan di hampir tiap harinya. Di dompet ini saya punya uang yang akan mewujudkan impian masa kecil saya. Menaklukkan Eropa.

***
Time to travel again
Sudah hampir dua minggu ini saya tidak menyampirkan ransel ke pundak, hari ini saya melakukannya lagi bersiap dengan petualangan baru. Mr. Wall sekeluarga memeluk saya, dan Kei kecil yang saya peluk hanya diam, tidak ribut seperti biasanya. Dan saat saya melangkah keluar rumah itu. Saya merasa sangat berat sekali, walau hanya sebentar tapi terlalu banyak kenangan di rumah ini, di kota ini. Kei kecil Om pergi dulu!



Sesampainya di stasiun kereta Amersfoort, si Gadis manis berdiri menunggu saya, dengan tangan yang menyembunyikan sesuatu di balik punggungnya sambil setengah berlari menemui saya.
“Tunggu saja disana!, saya yang kesana Anne!”.
Dan pagi yang menjelang siang itu tampak indah.
…….
“Tenang saja, ini bukan akhir segalanya kok. Saya percaya dengan takdir. Saya pergi yaa?!”
Berikutnya saya berjalan menaiki peron dengan pipi yang merona merah. Ada- ada saja dia :)



Belgia saya datang!!!












****

Intermezo: Tugas ke 2 dari Mak nya Aurellia-little princess :)


Anger is only one letter short of danger If someone betrays you once, it is his fault;If he betrays you twice, it is your fault.Great minds discuss ideas;Average minds discuss events;Small minds discuss people.He, who loses money, loses much;He, who loses a friend, loses much more;He, who loses faith, loses all.Beautiful young people are accidents of nature,But beautiful old people are works of art.Learn from the mistakes of othersYou can’t live long enough to make them all yourself.Friends, you and me…You brought another friend…And then there were 3…We started our group…Our circle of friends…And like that circle…There is no beginning or end…Yesterday is history.Tomorrow is mystery.Today is a gift.So now, let’s see how many circle’s of friends we can make by simply adding your link on this Friendship Meme!

1. Catsy Carpe Diem

2. Catsy Download

3. Out of the Blue

4. A Day to Savor and Relish

5. A Piece of Idea

6. Write Shy

7. Stupid Wise

8. onlinememorylane

9. See Me For What You Will

10. Michelle’s Small World

11. Chez Francine

12. Cronaca

13. Le bric à brac de Cherie

14. Life

15. Hanna

16. AngrianiWorld

17. Farah

18. Anoushka

19. Noushy Syah

20. Eagle

21. Dasir

22. Shirei

23. Eucalyptus

24. Puan

25. Princess Aurelia & Ibu

26. Andrei-Travellous

saya teruskan kemana ya? bingung pasti semuanya dah dapet nih, ya mungkin akan saya teruskan ke teman2 Blog pria di link saya:

Arvartara

Ijal

Cipu

Bro, semoga ada waktu ya! (klo tak sempat tak apa2, cuma ingin kalian tau, kalo kalian bagian dari rel ini) :)

Andrei B. / Author & Editor

Saat ini bekerja sebagai senior copywriter di perusahaan Consulting Creative di Jakarta

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Re-design By Andrei