Thursday, January 17, 2008

Glances

Andrei B.
Lama Hiatus akhirnya saya punya waktu untuk nulis juga, maap bagi yang sudah meninggalkan pesan atau e-mail. lega rasanya kembali ke dunia pemBloggeran :D

Sedikit merekam dengan cepat apa-apa yang telah terjadi pasca hari ke dua kedatangan saya ke Eropa setelah sebelumnya kesulitan finansial.

Akhirnya uang 250 euro hasil transferan dari Western Union sudah di tangan (gak nyangka lumayan juga nih dikirimnya :p)

Darah petualangan saya mendidih, ketika menaiki kereta metro yang membawa saya ke Frankfurt kota sekitar jam 8 pagi. Bisa di bayangkan betapa menyenangkan dan bergairahnya saya saat itu, hari yang dinantikan tiba membaur langsung di tengah kebudayaan asing, kebudayaan baru bagi saya.

Sesampainya di tengah kota frankfurt, saya menghabiskan waktu sejenak berjalan di tengah tingginya gedung pencakar langit, duduk di jembatan menjuntaikan kaki yang mengalir di bawahnya sungai yang membelah, merasakan sejuk dan membaui udaranya.

Hanya sejenak menikmati Frankfurt berikutnya saya sudah pergi lagi, tujuannya pergi ke Belanda, menemui sponsor saya disana. Baru kali ini saya merasakan asyiknya kompartemen di dalam kereta api “Die Bahn” menghabiskan beberapa saat saya di kota Koln menikmati eksotika kastil tua di pinggiran sungai Rhine.

Sedikit mengulas tentang rencana kepergian ke depan selain niat pergi bertualang menjelajah juga saya mendapat kesempatan untuk mengikuti workshop film di Perancis nanti, hasil undangan dari kampus Ecole lummiere.





Wajah Kompeni

Kali ini saya tiba di Amsterdam, negara kincir angin atawa wind moulen country. Kedatangan saya disambut oleh sponsor saya Mr. Wall (singkatan ajah) dan beberapa teman, Pria tulen Belanda berumur 38an yang wajahnya rada kayak Nicholas Cage, keluarga dia yang nantinya akan meng Host saya selama di Belanda. Musim Summer saat ini memberikan nuansa tersendiri bagi saya, ketika mobil Chrysaler perak Mr. Wall menuju jantung Amsterdam saya terkesan dengan infra struktur negara ini dari Mass transportation, artistic building, big bridge, and many public tools lainnya, di saat yang sama pula saya melihat dimana2 masyarakat netherlands menggunakan sepeda untuk berpergian, Thats the reason i see the bicycle way in the side street. Kali ini saya melewati museum lilin replika manusia terkenal, madamme tussaud. selanjutnya kami menuju ke arah "area lampu merah" kalimat ini bukan berarti menuju ke traffic light, melainkan menuju area pelacuran atau disebut, "The Red Light Zone" yang dekat sekali berada di jantung kota dan di dekat stasiun Kereta api Amsterdam. Berbicara mengenai legalisasi disini, banyak sekali berseberangan dengan negara kita, dari prostitusi, miras sampai ganja (pada takaran tertentu) semua di legalkan.

"Good Girl going to heaven, Bad Girl going to Amsterdam" itulah pameo yang saya dengar, selepas melewati The Red Light Zone"

Saat ini kota Amsterdam tengah merayakan 401 tahun nya seniman kebanggaan mereka, Rembrandt. dimana2 bisa saya jumpai spanduk2 besar foto Rembrandt dengan agenda seni untuk merayakan nya.

Di kota ini pula saya bisa melihat banyak sekali orang2 dari negara lain menetap, multi ras dan kultur semua sinergi dalam satu negara, negara Amsterdam. Bukan pendapat saya yang mengatakan demikian "But amsterdam is like the country inside the Netherlands country" masyarakat Belanda menyebutnya demikian. so, teman saya mengatakan kalo mau pergi melihat wajah belanda sesungguhnya atau tempo dulu, pergilah ke Zutphen, Volundam atau kota di bagian timur negara belanda.

Mobil yang saya tumpangi kini meluncur menuju kota Amersfoort, bagian dari provinsi Utrecht. saat itu jam sudah menunjukkan pukul 11 malam lewat. Bahu saya sudah terasa lelah setelah seharian menggendong tas Backpack keliling Jerman tadi, dan saya pun terlelap ketiduran dengan alunan lagu Marco Borsato dan semilir angin yang bertiup dari jendela yang setengah mengintip.


P.S. Sudah lama tidak menyapa rekan sejati Blogger, salam hangat buat:
Mbak Widie, Putri, Bunda Chinta, Dessy, Hannyta, Fit, Anna, Metha

Dan semua rekan Blogger lainnya, Salam! :)

Andrei B. / Author & Editor

Saat ini bekerja sebagai senior copywriter di perusahaan Consulting Creative di Jakarta

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Re-design By Andrei