Senin, 03 Maret 2008

Enak nya dikasih judul apa ya?

Andrei B.
Wiken saat itu sudah dimulai dari hari kamis sampe Minggu, saya gak punya rencana mau kemana, makanya saya menanyakan Ling, dan ia nya begitu saya tanya hanya menatap saya serius.
“Lo kenapa gak gunain waktu ini buat jalan berdua ama Julls?”
“Hmm..bener juga, kamu juga pasti punya acara sama Eduardo kan?”
Ling menggeleng, “Hmm belum kepikiran juga sih”. Sejenak kemudian Ling berbinar setelah sedikit berpikir
“Gimana kalo kita Jalan2 ke kota Annecy? Kota itu denger2 indah Rei!”
“Annecy?”
Ling mengangguk semangat seraya merangkul pundak, saya menatap Ling dari jarak dekat
“Kita? Terus Julls?”
Ling melepas rangkulan saya, “Eh iya ya, kmu kan mau berduaan ama Julls..” Ling menyunggingkan senyumnya. Dan bersiap menjauh...
“Ya udah gak apa2 kita aja pergi berdua?” saya buru2 memegang tangannya
Ling berbalik, kita lama bertatap. Saya melepas tangannya, dan tersenyum masam
“Kamu bener, mungkin wiken ini gue akan ngajak Julls jalan”

Ling senyum seraya mengacak rambut saya, “Nahh gitu dong, yang semangat ya Rei!” Ling lalu melambai pergi menuju perpustakaan kampus. Sesaat dia berbalik seraya mengacungkan jemarinya yang mempertemukan telunjuk dan jempol, membentuk isyarat OK, sambil mengedipkan sebelah matanya ganjen!.
Ling berlari kecil meninggalkan saya sendiri.

Sudah saya duga, cepat atau lambat hal ini pasti kejadian juga, saya berlalu menuju gedung seni, menautkan janji dengan Julls untuk pergi bersama.

Tour to Tours
Kali ini saya sudah di dalam kereta TGV menempuh perjalanan 4 jam menuju kota Tours di daerah barat Perancis. Aurore teman Julls mengundang kami untuk pergi kesana, ketempat pacar nya. Aurore sendiri sudah disana sehari yang lalu. Inilah perjalanan jauh pertama saya dengan Julls, hanya berdua. Sedikit grogi sebenernya, karena saya sudah bisa sedekat ini dengan julls, perjalanan yang menyenangkan dalam pagi indah dan roti sarapan yang kita bagi, sembari mendengarkan lantunan lagu ABBA dari Ipod yang kita dengar bersama ditambah menatap senyum manis Julls yang tersungging tiap waktu. Aah hari yang indah...

akhirnya gak kerasa perjalanan nyampe juga, sebelum kami menuju ke Flat pacarnya Aurore, Julls meminta berhenti sejenak untuk menggambar pemandangan kota Tours, inilah bete nya kalo jalan sama pelukis! Sigh!


Ketika kami sudah berada di Flat pacarnya Aurore. Mith pacar Aurore adalah pria Skandinavian yang menyenangkan. Saat itu kita berencana membuat kue Blackberry Pie, jadilah acara hari itu adalah masak memasak. Saya sendiri ikutan menyibukkan diri di dapur (padahal cuma nyuciin buahnya doang). Saya sendiri bingung apa yang mau dibantu?.

Jadilah saat itu saya cuma jadi mandor dan fotografer bareng Mith, asyik mengabadikan photo2. Dan lalu tinggal asyik ngenet di pojokan ruangan (enaknya jadi laki2 :p) Sambil OL, Mith sendiri juga tengah ada di kamarnya mengerjakan sesuatu. Waktu OL saya menjumpai si Ling yang juga OL. Intinya dia mengabari kalo dia saat itu juga asyik pergi berduaan bareng Eduardo ke kota Annecy, kota indah di selatan Perancis.


Panda: Beruntung banget kita ya Rei! Bisa jalan ama orang yang kita sukai, ayo yang semangat!!! ;)

Ling mengakhiri pembicaraannya, bersamaan dengan wangi harum kue Pie, yang menggugah selera!, Busyet ini kue Pie enak dipandang banget. Blackberry nya lumer memenuhi tepian, Julls mencolek cairan manis dan mengangsurkan jemari nya ke mulut saya, belum sempet saya emut, jemarinya udah pindah ke hidung saya, meninggalkan noda cair di hidung. Julls ketawa cekikikan, dan saya balas mengejar nya. “Aaah ternyata sama aja ama di Indonesia, untuk bikin candaan romantis” batin saya nahan geli.


Dan Pie besar itu akhirnya udah dibagi empat siap disantap! Aaah nikmatnya! Manis, dan gurih rasanya, silahkan di nikmati photonya! Xixixi (balas dendam sama Mbak Evie)

Malam menjelang, saya dan Julls agak terkesima lantaran kita harus tidur di kasur udara yang kudu kita pompa dulu. Jadilah saya dan Julls sebelum tidur ngompa dulu. Dan kita masih aja sempet2 nya mengabadikan moment lucu ini. Buat anak cucu kita kelak. Hush!!!





Dan akhirnya yang saya takut dan risihkan terjadi juga, inilah saat2 dimana saya tidur bareng ama Julls di satu kasur. Mereka sih nyante aja bahkan Julls sendiri cuek, hanya saya yang nampak gelisah. Agak aneh rasanya kalo saya tiba2 pamit untuk saya tidur di tempat lain saja, bisa2 kesinggung si Julls. Pikirnya bisa2 saya yang berpikiran negatif dulu. Julls langsung make selimut yang dikasih Aurore sebelum tidur, dan Alamak selimut inipun untuk berdua? Saya memperhatikan selimut lebar yang dibentangkan Julls. Saya sendiri cuek gak butuh, tidak berusaha menarik selimut itu dari Julls untuk dibagi. Lampu sudah di matikan Aurore.

“Met malem Andrei” Julls senyum manis dalam remang lampu dapur dalam jarak kita yang tak lebih dari 1 meter. Saya hanya mengangguk cepat, gemetaran.
Julls lalu membagi selimut nya, menutupi tubuh saya yang gemetaran (padahal dia gak tau kalo saya bukan gemetar karena dingin, Hihihi), jarak kita semakin dekat. Saya cuma bisa istighfar!.
Hening 5 menit..10menit..., lalu ia bersuara

“Ndrei tangan mu kelayapan kmana?”
“What!!!!!! Dari tadi saya gak ngapa2in!”
Tawa Julls meledak!, ternyata saya dikerjain!
“Kamu tuh sensitip dan polos sekali Rei!” Julls masih ketawa
Saya cuma bisa mesem2 ajah. Inilah yang terjadi kalo orang desa dari negara dunia ke tiga ketemu orang yang udah tinggal dan besar di negara maju.

“Rei...thanks ya udah nemenin jalan”
“No problemo, mumpung kita lagi sama2 punya waktu”
“Nggak juga, sebenarnya anak2 fine art dalam waktu dekat akan mengadakan pameran seni, kita ngebantu mahasiswa tingkat akhir ngerjain proyek mereka”
“Oh ya?” saya mulai tertarik
“Berarti saat ini Eduardo pun sibuk?”
“Iya!...Dia gak punya waktu sedikitpun untuk jalan2 wiken ini. Ini proyek akhir dia”
Pikiran saya langsung menerawang ke gadis lincah

“Hmm...anak itu pasti kesepian?” lamun saya, buat apa juga dia bohong?.

“Kamu mikirin apa Rei?”
Saya cuma diam, pura2 tidur.

Hening.....
10 menit...
15 menit...
20 menit...
..........

“Julls tangan kamu kelayapan kemana?”
“Ooh ketahuan ya?’

Meledaklah tawa saya malam itu, di iringi senyum Julls!, bisa juga dia ngelucu. :)

P.S: Yang baca jangan pikiran aneh2 yah :D

Andrei B. / Author & Editor

Saat ini bekerja sebagai senior copywriter di perusahaan Consulting Creative di Jakarta

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Re-design By Andrei