Kamis, 07 Februari 2008

E-mail yang mengejutkan dan sebuah pengakuan

Andrei B.
“…kami dari penerbit xxx (sensor) beberapa hari yang lalu kami menerima e-mail dari seseorang yang menyarankan kami untuk mengunjungi blog anda, dan setelah membaca postingan dan comment yang masuk dari Blog anda. Kami menawarkan kerja sama untuk membukukan blog anda menjadi sebuah novel. Adapun mengenai hal lainnya akan kita bicarakan setelah menemui kata sepakat…”

Begitulah petikan isi e-mail yang saya terima tadi malam, pertanyaan saya adalah, siapa yang sudah mengirimkan e-mail ke penerbit tersebut?

Siapapun itu saya sangat tersanjung sekali, dan…yaah, sejujurnya sulit sekali menahan perasaan saya untuk kembali menulis, karena dalam perjalanan yang saya lakukan banyak sekali hal2 yang ingin saya bagi, dari yang mencerahkan sampe yang “menjatuhkan”. Terlalu curang rasanya jika saya menyimpan dan memaknai nya sendiri (kalimat yang saya terima dari e-mail yang masuk).

Untuk yang sudah melakukan hal tersebut di atas (siapapun anda) saya ucapkan ribuan terima kasih, namun bagaimanapun juga tidak etis rasanya “menjual” kisah teman2 dan keluarga sendiri, lebih baik bikin novel fiksi saja, ya kan? :)

Pertama2 saya punten dulu nih, melanggar janji saya untuk tidak menulis. Kalo memang tidak berkenan, tidak apa2. Saya hanya mau menyampaikan sesuatu supaya tidak salah paham. Karena kalo hal ini tidak di sampaikan maka ada seseorang yang tidak mengerti, mengapa saya seperti sekarang ini. Sebenernya dalam perjalanan yang saya lakukan, juga menyimpan niat khusus, yang sengaja saya rahasiakan (karena kalo jujur benar2 memalukan). Bahkan keluarga saya dan orang2 dekat saya, tidak ada yang tahu apa tujuan utama saya selain traveling dan sekolah film. Tapi Mama Ben bilang apa yang mau di tulis..tulis ajah. Untuk lebih tau apa niat khusus itu. Saya memilih untuk mengutip percakapan saya pada hari sebelum saya berangkat pergi.


(Lower Ground, Ekaloka Sari Mall, Bogor. Dua hari sebelum saya traveling)

A: Kenapa sih kamu belum percaya? Saya mencintaimu..kamu tau itu?

F: Tapi…cerita itu hanya masa lalu kita, kamu jangan hidup dari masa lalu

A: Saya kan hanya telat 5 hari untuk menyatakannya…

F: Iya! Tapi kamu membuat saya menunggu 2 tahun!

A: Apa yang harus saya lakukan, untuk kamu percaya kalo saya lebih mencintaimu daripada dia? Kamu tega F ! kamu tau kalo kamu cinta sejati saya!

F: Dan kamu juga tahu, kalo kamu bahkan bukan hanya cinta sejati saya, kamu lelaki pertama yang membuat ku jatuh pada pandangan pertama!

A: Ya sudah gak ada lagi masalah kan? Jangan buat semuanya complicated gini.

F: Seandainya hidup semudah itu A…

A: Kamu perlu bukti apa F?

F: Saya capek…

A: ….

F: ….

A: F, kamu tetap begini ya, jangan memberitahukan ku hal bodoh apapun sampe ak kembali….

F: Kamu mau kemana?

A:Saya akan buktiin ke kamu, betapa gilanya saya sama kamu, saya akan pergi ke semua negara, ke semua kota di dunia, saya akan kumpulkan seribu tanda tangan dari orang2 dari penjuru dunia untuk buktikan ke kamu

F: ….kamu bodoh A

A: Lebih bodoh lagi kalo saya melepaskan mu, ingat sekali lagi jangan mengatakan hal yang bodoh sampe aku kembali!

F: …..

A: Kamu denger kan?

F: …..

A: katakan sesuatu...
F: ...Saya cuma manusia biasa A...

Andrei B. / Author & Editor

Saat ini bekerja sebagai senior copywriter di perusahaan Consulting Creative di Jakarta

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Re-design By Andrei