Kamis, 28 Februari 2008

The Big Four!

Andrei B.
Minggu2 itu boleh dibilang minggu yang benar2 tenang lantaran bakal ada ujian, semua tampak serius menjalani kuliah, bahkan Ling yang biasanya cerewet tampak dingin sekali pembawaan nya di kampus, jangankan ketawa, nyengir aja nggak. Hobby nya bolak-balik perpustakaan. Istirahat siang saya menemuinya di taman kampus, Ling saat itu masih berkutat dengan diktat dan kacamata minusnya.

“Ling, serius amat sih?!” towel saya seolah kurang hiburan
“Jangan ganggu gue Rei” Ling masih tak lepas dari diktat nya
“Eeeh Ling Eduardo dateng tuh!” tunjuk saya ke samping, memperdaya.
“Gak ngaruh!” Ling masih serius
“Nyante aja kalee belajarnya, Cuma workshop ini lagian lo tuh udah masuk kategori orang pinter tau di kelas”
Ling melepas kacamatanya lalu menatap saya
“Gue tuh Rei masih juara ke empat di kelas, masih dibawah jauh bayang2 Miena (Iran) dan Rili (Jerman) secara rata2 nilai”
“Mereka itu emang Jenius Ling, rata2 nilai mereka berdua bersaing dan jauh meninggalkan anak2 lain nilainya”
“Justru itu!, gue sebel banget! Gue gak di perhitungkan mereka”
“Ya wajar laah, mereka berdua kan emang calon kuat mahasiswi terbaik di kelas kita!”
Ling meranggut menatap saya
“Gue masih heran ama Lo Rei?!”
“heran apanya?!”
“Sama mental lo!’
“Lo ngehina gue?!”
“Liat nanti akhir bulan, liat aja!” Ling bergegas pergi ninggalin saya!.

2 minggu kemudian
Setelah melewati ujian bulanan yang dipenuhi keheningan, saya sendiri saat itu hanya menghabiskan waktu di rumah bermain dengan Leonard dan Jean (adik2 di rumah orang tua asuh), kapan lagi saya bisa di Eropa kalo gak main2 disini. Walhasil pas pembagian hasil ujian dan peringkat!. Saya langsung buru2 ngumpetin hasil nya, saya jatuh melorot 8 tingkat. MEMALUKAN!. Ling yang disebelah saya tampak tegang, seolah gak perduli, dan gak pengen tau bagaimana hasil saya, syukurlah!.
Dan The Big Four jatuh pada:
Ke 4: Mike dari USA (jatuh satu peringkat)
Ke 3: Miena dari Iran (jatuh satu peringkat juga)

Semua anak kelas pada saling pandang, siapa yang menjatuhkan posisi Miena di peringkat dua besar?, kali ini Rily senyum sumringah menghabisi lawan beratnya dari Iran. Dan sang Profesor begitu menyebut nilai akhir ujian, semua orang kaget. Nilainya Tres Bien!! (sempurna!), dan begitu mau di umumin peringkat jawara, yang akan maju ke depan kelas menerima penghargaan. Hati saya langsung was-was melihat gelagat perempuan di sebelah saya. Benar juga....sebelum sang Profesor menyebut siapa jawara nya, semua kelas langsung noleh kebelakang begitu dengan PEDE nya si gadis berkulit putih melangkah ke depan kelas, melewati tatapan judes Rily si cewek Jerman dan berdiri di samping Profesor hingga si Profesor tergagap berucap:
Jawaranya Ling dari CINA!
Deg! Semua orang terpana, padahal nama anak itu belum terucap sebagai sang Jawara tapi dia sudah berdiri di samping Profesor seolah yakin sudah menghabisi semua anak kelas. Dan ini efeknya puluhan kali lebih kuat menghancurkan harga diri Miena dan Rily yang seharusnya menerima penghargaan tersebut.

Dan senyum yang hilang berminggu2 itu, tampak mengembang penuh di depan kelas, seraya menerima penghargaan outstanding student of the month!, seisi kelas bengong gak percaya. Si lincah itu menunggangi si Miena dan Rily?, Ling berjalan Jumawa di tatap takjub anak2 di kelas seolah lagu kebangsaan Cina membahana di dataran Perancis.

Ling kembali duduk di sebelah saya, matanya masih tak lepas memandang ke depan, hanya mulutnya yang membisik, “Ingat ini baik2 Rei, kamu gak perlu berjuang sampai mati, untuk mengharumkan nama Negara mu!”
Saya langsung tergetar, pesona dan kekuatan mental Ling kini akan terus tertanam di tiap anak kelas ini, sebagai kuda hitam yang berdiri kokoh di puncak dengan nilai sempurna.

The Big Four





P.S: ada satu pesenan photo untuk: Bunda Azra, Triplet's Mom dan Angga Fotonya Julls tampak Close Up (Arrgh! saya takut dia Ge-er pas liat Blog ini)

Andrei B. / Author & Editor

Saat ini bekerja sebagai senior copywriter di perusahaan Consulting Creative di Jakarta

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Re-design By Andrei